Sejarah Desa

logo-kabupaten-kepulauan-aru-malukuDesa Wangel adalah salah satu Desa di Kabupaten Kepulauan Aru a provinsi Maluku, Indonesia. Ibukota kabupaten ini terletak di Dobo. dasar Hukum pembentukan kabupaten ini adalah UU No 40 Tahun 2003
Latar belakang
Desa wangel merupakan salah satu wilyah administratif dari kecamatan pulau-pulau aru yang beribukota di kota dobo. Pada mulanya kecamatan pulau-pulau aru membawawahi 43 wilayah administratif desa, namun pada beberapa bulan lalu berdasarkan peraturan derah (PERDA) kabupaten kepulauan aru nomor 15 tahun 2008 tentang pembentuan kecamatan aru utara, kecamatan aru tengah timur, kecamatan aru tengah selatan, dan kecamatan aru selatan timur, maka kecamatan pulau-pulau aru di mekarkan menjadi 2 (dua) kecamatan yaitu kecamatan pulau-pulau aru yang membawahi 17 (tujuh belas) wilayah administratif desa, dan kecamatan aru utara yang membawahi 28 (dua puluh delapan) wilayah administratif dsa. Tersimpan harapan yang besar dalam rangka pemekaran tersebut, yaitu masyarakat di masing-masing desa di kecamatan pulau-pulau aru dan kecamatan aru utara untuk semakin mendekati taraf kehidupan yang lebih baik.
Desa menurut sifat pembentukannya/asal-usulnya: Das Sein, realitas, wilayah tunggal (Gemeen-chapen) seperti di pulau jawa. Das sollen (kehidupan bersama: Strek gemeenchapen) yaitu bersifat ideal, kesepakatan bersama, lineage, sistem sosoial. Contohnya Nagari di sumbar dan Marga di Sumsel.
Aspirasi masyarakat yang mengiginkan adanya kemudahan untuk menjangkau pusat-pusat pemerintahan dengan lebih cepat serta mendorongterciptanya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru yang dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat, terealisir dalam pemekaran kecamatan pulau-pulau aru yang secara administratif terdiri dari 17 wilaya desa, yaitu: Desa Napar, Desa kobraur, Desa lau-lau, Desa kobamar, Desa tunguwatu, Desa Jabulenga, Desa Tungu, Desa Gorar, Desa Karangguli, Desa Durjela, Kelurahan Siwalima, Kelurahan Galaidubu, Desa Wokam, Desa Samang, Desa Ujir, Desa Goda-goda, dan Desa Wangel sendiri.

img_20161211_114305-3
Pemekaran kecamatan pulau-pulau aru menjadi 2 (dua) kecamatan merupakan salah satu strategi nyata untuk menjawab perkembangan penduduk di kabupaten kepulauan aru yang sedemikian pesat serta dinamis dan mobilitasi tinggi yang mengakibatkan adanya perubahan dan kemajuan di bidang pemerintahan, pembangunan dan pelayanan masyarakat.
Meskipun kecamatan pulau-pulau aru adalah kecamatan lama, belum banyak yang dilakukan oleh pemerintahan kecamatan pulau-pulau arubagi desa-desa di wilaya administratifnya, Desa Wangel salah satunya. Harus disadari dalam rangka mencari jati dirinya untuk merintis pembagunan, bukanlah merupakan satu upaya yang mudah seperti membalikkan telapak tangan.
Keterbatasan dalam penyediaan data statistik pada wilayah kecil memang sudah lama dirasakan. Di sisi lain dengan diberlakukanya otonomi daerah sejak tahun 2001, ketersediaan data statistik wilayah kecil semakin di butuhkan karena kebijakan-kebijakan lokal merukakan wewenang pemerintahan kabupaten/kota. Bahkan desa bukan sekedar wilayah administratif, tetapi juga merupakan wilayah otonom (UU No. 32 Tahun 2004).

Kebutuhan ini dirasa semakin mendesak karena sejak terjadinya krisis ekonomi, banyak sekali perubahan terjadi di masyarakat dan perubahan tersebut belum di bantu secara khusus pada cakupan wilayah kecil (Desa)Oleh karena itu cukup beralasan apabila berbagai aspek pada suatu wilayah administratif desa oleh bagian pemerintahan sekretariat daerah kabupaten kepulauan aru dicoba untuk digali dan diberdayakan. Akan tetapi gambaran/kondisi desa saat ini harus diketahui terlebih dahulu guna menentukan dari mana memulai suatu program dalam rangka pembangunan pemberdayaan dalam berbagai aspek pada suatu wilayah administratif desa.

Facebook Comments